Logo

Nagari Lunang Selatan

Kabupaten Pesisir Selatan

Home

Profil Nagari

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

PPID

KIAT ATASI MALAS ALA JEPANG

KIAT ATASI MALAS ALA JEPANG

Invalid Date

Ditulis oleh Endro Suliyanto

Dilihat 199 kali

KIAT ATASI MALAS ALA JEPANG

Di Jepang itu, malas nggak langsung dibilang jelek. Lebih ke, “ini bisa diperbaiki.” Caranya bukan disuruh denger ceramah motivasi, bukan juga dipermalukan. Tapi dibikin cara hidup yang bisa berubah pelan-pelan tanpa terasa.

1.      KAIZEN – Mulai dari yang kecil dulu

Nggak usah langsung besar. Mulai aja dari yang ringan: 1 push-up, 1 kalimat positif, 1 menit baca. Yang penting mulai. Soalnya yang kecil itu nggak bikin otak kita kabur duluan. Kalau rutin, lama-lama jadi besar juga. Daripada banyak mikir tapi nggak jalan, mending jalan dikit tapi pasti.

2.      IKIGAI – Punya alasan hidup

Ini bukan soal kerja apa, tapi “kenapa kita bangun pagi?”
Kalau alasan kita jelas, semangat itu ikut datang. Jadi hidup terasa lebih ringan, nggak sekadar jalan tanpa arah.

3.      HARA HACHI BU – Jangan sampai kekenyangan

Kalau makan kebanyakan, badan jadi berat, ngantuk, malas gerak.
Orang Jepang biasa berhenti sebelum kenyang banget. Hasilnya badan lebih enteng, pikiran juga lebih enak. Kadang kita ngerasa malas, padahal cuma kebanyakan makan aja.

4.      ANCHORED FOCUS – Bikin kebiasaan fokus

Kerja 25 menit, istirahat 5 menit. Tambahin tanda khusus, misalnya tarik napas baca sholawat, gerakan kecil, atau suara tertentu ‘alhamdulillah’, atau yang lainnya. Lama-lama otak kita ngerti, “oh ini waktunya fokus.” Jadi fokus itu bisa dilatih, bukan nunggu mood.

5.      SEIRI & SEITON – Rapikan sekitar kita

Kalau tempat berantakan, pikiran juga ikut berantakan.
Coba rapikan sedikit-sedikit, mulai dari tempat tidur: rapikan selimut, seprai, atau posisi bantal. Ruang yang bersih bikin kita lebih enak mulai kerja dan nggak gampang terdistraksi.

6.      KINTSUGI – Nggak harus sempurna

Banyak orang kelihatan malas, padahal sebenarnya takut gagal.
Padahal nggak perlu nunggu sempurna. Yang penting mulai dulu. Yang bikin kita maju itu tindakan, bukan nunggu semuanya pas.

7.      WABI-SABI – Jalan aja dulu

Nggak usah nunggu semua siap. Pakai aja yang ada sekarang.
Kadang kita nunda karena pengen semuanya sempurna, padahal itu cuma alasan biar nggak mulai.

Intinya, ini bukan soal semangat doang. Semangat itu kadang naik turun. Tapi kalau kita punya kebiasaan yang benar, walaupun lagi malas, kita tetap bisa jalan pelan-pelan.


Editor: Mas Endro

#PPID_NagariLunangSelatan

#AtasiMalasAlaJepang

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Nagari Lunang Selatan

Kecamatan Lunang

Kabupaten Pesisir Selatan

Provinsi Sumatera Barat

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia